My Life Framing

.::empowering readers with my life inspiration::.

ketika ‘ku malu pada hari itu

Ya Rabb, apa arti desiran ini?

Halus tapi sangat dahsyat menggetarkan syaraf inderawi

Aku malu, tertunduk dan tersipu

Entah, aku tak berani menatap

Aku pelan-pelan berucap

Dan, aku akan bersabar,

Menghindari yang subhat, meyakini yang halal

Jika malu adalah sebagian dari iman

Aku memilki sebagian iman kala itu

Dan kuberdoa selalu,

sebab dalam inginku kau melengkapinya sehingga yang sebagian menjadi utuh

yang menyempurnakan separuh dari agamaku, agamamu. 

December 17, 2009 Posted by | poem, romance, spiritual call | Leave a Comment

Pada Sebuah Nama

portTanpa suara aku bergumam mesra. Pada angin yang berhembus kutitipkan salamku. Dalam diam seribu bahasa aku memaknai kalbu. Nama itu selalu. Nama itu menggangguku, dan terus menderu. Dan kepada rasa kubungkamkan asa itu. Pada senja menjelang malam, aku bersaksi. Tidak ada janji dan tak akan ada yang mengingkari. Terlalu dini untuk mengakui, ada satu hati yang menanti. Kuraba hatimu dengan hati-hati, tak kudapatkan yang kumau. Bagai menjangkarkan ragu dalam rasio dan waktu. Jalan-jalan menjemput kenangan. Pada masa yang lalu aku terharu. Pada lembutnya laku dan sorot mata yang sayu. Terpaku terpalu dalam hadir yang menghanyutkan. Membagi mimpi yang sempat terucapkan. Dalam nada dan doa ada segan yang memisahkan. Enggan dalam menguraikan pengharapan. Terbentengi kalut dan kabut yang mengelilingi pemandangan. Pandangan sekitar yang semakin membiaskan. Kedekatan yang justru menjauhkan.

November 2, 2009 Posted by | poem, romance | Leave a Comment

Something StupiD


Pernah ada cerita ini, once upon a time..


    Kesepakatan untuk memilih suatu jalan, entah itu belok atau lurus, adalah tanggung jawab berdua. Waktu itu semua seolah ditanggung berdua. Antara pihak pertama yang setia bergumam di sini dan pihak kedua di sana yang di masa lalu pernah akrab dan di masa kini menjadi bahan pembelajaran untuk masa depan. Saat itu, kedua pihak sepakat memilih jalan belok yang dianggap menantang dan penuh pengharapan.

    Sampai akhirnya, terhenti karena pihak pertama memilih untuk memutus harapan karena tidak yakin akan sampai ke ujung jalan yang telah dipilih bersama. Dilematis. Ketika keyakinan dihadapkan dengan pengharapan. Some people said, it was such a wishful thinking. Apalagi dua pihak tidak mampu lagi saling berpegangan dan saling menguatkan. Sebaliknya, ketika jalan semakin berliku, gelap, banyak onak dan rintangan, kekuatan jiwa raga terasa semakin rapuh.

    Pilihan pun dijatuhkan. Ketika menemui jalan bercabang. Kebingungan pun menghadang, belok kiri, belok kanan, atau jalan lurus. Walaupun tanpa percekcokan, namun emosi dan perasaan terperas karena kehilangan pegangan. Sungguh suatu perjuangan yang melelahkan ketika menyadari tempat yang dituju ternyata berbeda dan baru menyadarinya di tengah bahtera.

    Saat itu menyayangi seakan menyayangkan. Ternyata, semua itu adalah pembelajaran. Kedua pihak saling bermaafan. Walaupun sampai kini seolah tak lagi pernah berkenalan. Namun kenangan itu, sekarang hanya ‘untuk dikenang’ dan sebagai pembelajaran.

    Pihak kedua gemar bersenandung “ Don’t Wanna Lose You Now” seraya berjanji “This I Promise You” sambil meyakinkan bahwa “Nothing Gonna Change My Love For You”. Dam biasanya, semua ditutup dengan lagu “Untuk Dikenang”. Sedangkan pihak pertama lebih suka berdendang lagu ‘Something Stupid’

    Afterall, afterward,
    “..and then I go and spoiled it all by saying something stupid like I Love You (too)!!” Then, I do something stupid (again) to write something stupid (again) to make the meaning come true. Haha :) . Stupid.

Terimakasih telah berbagi dan memberi, mengajarkan sesuatu yang belum dimengerti dan sudi mengisi hati yang tak lelah bermimpi.

Ehmm, agak segan juga menulis blog dengan tema ini. Apalagi prolognya, terkesan sangat melankolis dramatis, tipekal romansa cinta dan liku-likunya yang kadang membikin nelangsa dan kehilangan logika. Tetapi begitulah cinta, deritanya memang tiada akhir. . Lohh.

Kesegananku karena memang tak biasa. Karena, kebiasaan memberikan keringanan dan pembebasan dalam mengekspresikan rasa. Dan, aku tertahan keseganan karena kebiasaan yang aku pilih dengan tujuan pembebasan berjangka panjang di depan.

September 14, 2009 Posted by | romance, self-contemplation, song | Leave a Comment

music of my heart:ON

i loved kla project songs
i loved this song

.negeri di awan.

    di bayang wajahmu
    kutemukan kasih dan hidup
    yang lama lelah aku cari
    di masa lalu

    kau datang padaku
    kau tawarkan hati nan lugu
    selalu mencoba mengerti
    hasrat dalam diri

    kau mainkan untukku
    sebuah lagu
    tentang negeri di awan
    dimana kedamaian menjadi istananya
    dan kini tengah kau bawa
    aku menuju kesana

    ternyata hatimu
    penuh dengan bahasa kasih
    yang terungkapkan dengan pasti
    dalam suka dan sedih

July 6, 2009 Posted by | dan lain lan, romance, song | Leave a Comment

weekend and poem

unpredictably surprissing week. many things happens, comes, and goes. not knowing the reason yet. but i do really believe that it’s part of destiny. this week, i had faced dilemma. and i had to pick one option. it’s hard. every options has its own consequences. cost and benefit consideration is not enough to decide which the right one to pick. but on the end, i had to sacrifice the other thing. ehmm, life is always on the matter of choice. and there must be something to sacrifice.

this weekend, i read a book and found an interesting poem about “LOVE”. and i just loved it.

    God..
    when i find joy in a friend
    remind me that there would be an end
    so i stay with the One who has no end

    God…
    when i am hungry for someone love
    find me the one who longs for Endless love
    so my longing to You is growing strong

    God…
    if i should fall in love with someone
    find me the one who loves You, the One
    so i am getting stronger in loving You, the Only One

    God…
    when i am falling in love
    keep the love
    not to exceed my love to You

    God..
    when i say “i love you”
    make me do it to whose heart get captivated in You
    so i never fall in love aside from the name of You

    as what wise people say…
    to love someone is nothing
    to be loved by someone is something
    to be loved by someone you love is exciting
    but to be loved by The Lover is everything

(by Wiwit-September 2003 from the book “Tafakur; Gado-Gado Simpang Lima” Muhammad Agung Wibowo)

July 5, 2009 Posted by | daily-life, friendship, futuristic, poem, romance, social life, spiritual call | Leave a Comment

Andai..

entah..
titik temu itu selalu tumpul..
semakin menyayang semakin kita menyayangkan

bagai dua garis paralel
bayang masa depan semakin menjauhkan
ayal tuk menyatukan tujuan

sayang tak cukup meyakinkan
semakin ke depan rasa sayang akan dipertaruhkan
semakin yakin pula tak bisa lagi dipertahankan

andai kau cukup dewasa mengerti
andai aku cukup bijak memahami
tatkala sorot matamu berpesan “kita akan memperjuangkan”

berjuang harus dengan kekuatan
namun kerapuhan mulai mengikis perasaan
kekuatan tinggallah harapan
dan harapan tinggallah kenangan

andai aku masih belum yakin saat ini
mungkin bersabar adalah jawaban
yang masih kuyakini hingga saat ini
“semua akan indah pada waktunya”

June 8, 2009 Posted by | futuristic, poem, romance | 4 Comments

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.