My Life Framing

.::empowering readers with my life inspiration::.

ketika ‘ku malu pada hari itu

Ya Rabb, apa arti desiran ini?

Halus tapi sangat dahsyat menggetarkan syaraf inderawi

Aku malu, tertunduk dan tersipu

Entah, aku tak berani menatap

Aku pelan-pelan berucap

Dan, aku akan bersabar,

Menghindari yang subhat, meyakini yang halal

Jika malu adalah sebagian dari iman

Aku memilki sebagian iman kala itu

Dan kuberdoa selalu,

sebab dalam inginku kau melengkapinya sehingga yang sebagian menjadi utuh

yang menyempurnakan separuh dari agamaku, agamamu. 

December 17, 2009 Posted by | poem, romance, spiritual call | Leave a Comment

The Craft of Creativity

I found this chain of words on the store of mine, namely “the Craft of Creativity”. I wrote these poems on the year 2008.

Zig Zag

 
Antara zig dan zag
Menurun dan naik
Satu yang sangat sulit
Garis kaku tak lengkung oleh waktu
Walau terbujur layu
Aku tetep merayu
Pada waktu yang diam tertahan
Suara bisikan meradang
Perih, tertahan, kutahan,
Kaku,,baku,,tak akan layu
Hatiku membatu,,
Air yang tak ada mengikis
Begitulah aku, bagai batu
Bicara pada waktu
Bagai zig zag
Kutarik garis lurus ke atas,ke bawah
Sesuai alur,,
Aku akan bertahan
Alur, pola, kaku, tak lengkung oleh waktu
 
 

 

Manusia adalah Serigala

 
Manusia adalah serigala..
Diam-diam mengamati..
Mendekati, pelan-pelan
Setiap mangsa yang mengiurkan
 
Manusia adalah serigala
Tak pandang siang ataupun malam
Inderanya waspada
Menangkap sinyal-sinyal marabahaya
 
Namanya juga kelaparan
Tak peduli kawan atau lawan
Digilas bak santapan
Yang terasa nyaman di kerongkongan
 
Manusia terus mengaum
Jiwanya resah oleh waktu
Kematian akan sebegitu menakutkan
Apalagi ketika malam datang
 

 

Kepada Orang Tua

 
Kepadamu semua citaku
Kusandarkan demi sebuah senyuman
Kuharap kau bangga
Dan bisa lega
Anakmu berdoa
Semoga engkau selalu bahagia
 
 
 
 
 
 

Tuhan, Aku Malu

 
 
Aku tahu Kau mengamatiku kala itu
Tapi aku mengacuhkan-Mu
Aku asyik dengan waktu dan belaian rayu
Sungguh nafsu membelenggu..
Kini hanya mengharap  ampunan,
Dan hidayah-Mu…
 
 

Peluh..

 
Kukayuh pedal semangat
Cepat, cepat, darurat
Aku hampir sekarat
Nafasku tinggal seperempat
 
Terengah-engah..
Aku melaju dalam derai peluh
Hingga akhirnya kuterjatuh
Dalam telaga jernih yang uuuhhh,,
Segarnya…

 

 

December 12, 2009 Posted by | poem | Leave a Comment

Limbung

Limbung dalam impian

Linglung karena harapan

Badai godaan tertahan

Tsunami menenggelamkan siang

Malam-malam dalam genggaman

Lampu hati tak cukup menerangi

Tangisan kekecewaan di pagi hari

Meneriakkan kegetiran alam

Diri yang mengharapkan bulan

Di sore yang benderang

Tak akan terkejar

Kemujuran dalam sekam

Terus berlari menjauhi

Kebahagiaan bagi mereka yang tak merugi

December 12, 2009 Posted by | poem, self-contemplation, spiritual call | Leave a Comment

Pada Sebuah Nama

portTanpa suara aku bergumam mesra. Pada angin yang berhembus kutitipkan salamku. Dalam diam seribu bahasa aku memaknai kalbu. Nama itu selalu. Nama itu menggangguku, dan terus menderu. Dan kepada rasa kubungkamkan asa itu. Pada senja menjelang malam, aku bersaksi. Tidak ada janji dan tak akan ada yang mengingkari. Terlalu dini untuk mengakui, ada satu hati yang menanti. Kuraba hatimu dengan hati-hati, tak kudapatkan yang kumau. Bagai menjangkarkan ragu dalam rasio dan waktu. Jalan-jalan menjemput kenangan. Pada masa yang lalu aku terharu. Pada lembutnya laku dan sorot mata yang sayu. Terpaku terpalu dalam hadir yang menghanyutkan. Membagi mimpi yang sempat terucapkan. Dalam nada dan doa ada segan yang memisahkan. Enggan dalam menguraikan pengharapan. Terbentengi kalut dan kabut yang mengelilingi pemandangan. Pandangan sekitar yang semakin membiaskan. Kedekatan yang justru menjauhkan.

November 2, 2009 Posted by | poem, romance | Leave a Comment

awal agustus aku menulis

awal agustus ini aku menulis
tentang sebuah mimpi yang berhasil dirilis
tentang sebuah harapan yang mencoba ditegakkan
tentang persahabatan, masa depan,
dan ketulusan yang menjadi nilai berharga dari setiap kenangan

ada perasaan yang hilang
dan semilir perasaan lain tiba-tiba datang
berhembus halus menembus kapiler kalbu
tatkala satu demi satu membeku
ada bongkah kecemasan lain yang kini mengalir, mencair

terimakasih pada setiap kasih
yang memberi dan mengasihi
yang tulus pada mata
yang peka pada telinga
yang setia pada suara hati
yang terbungkam tirani ego diri
diriku sendiri

August 4, 2009 Posted by | dan lain lan, friendship, poem, self-contemplation | Leave a Comment

..i miss my adventure times..


i woke up early on the morning
as i opened my eyes, i feel the heat of sunrise
all of sudden, summer breeze whispered softly to my ear
“it’s summer time..it’s adventuring time..”

this season of the year
perfect moment to adventure myself
treasure mylife with powerful spirit
i miss those times

adventure set my soul to reheal
refill with the sense of insigtful inspirations
relax with the excitement of freedom
freedom to value the existence

i missed to treasure an adventure
i wanted to dedicate my self-expression through appreciation
to the wonderful nature and beautiful creation
one friend called it as a spiritual adventure

walking to no direction
getting lose somewhere no where i never knew
what a weird that i loved to
i also called an adventure

i missed this season of adventure
but i have no time to rest
but i can make it mine
sometime.somehow.

i need to save a little time
to have a small adventure of mine
walking to new places
i will call it my adventure in limited time

=jogja;060709;9.30a.m.=

July 6, 2009 Posted by | my favorite, poem, self-contemplation, travels | Leave a Comment

weekend and poem

unpredictably surprissing week. many things happens, comes, and goes. not knowing the reason yet. but i do really believe that it’s part of destiny. this week, i had faced dilemma. and i had to pick one option. it’s hard. every options has its own consequences. cost and benefit consideration is not enough to decide which the right one to pick. but on the end, i had to sacrifice the other thing. ehmm, life is always on the matter of choice. and there must be something to sacrifice.

this weekend, i read a book and found an interesting poem about “LOVE”. and i just loved it.

    God..
    when i find joy in a friend
    remind me that there would be an end
    so i stay with the One who has no end

    God…
    when i am hungry for someone love
    find me the one who longs for Endless love
    so my longing to You is growing strong

    God…
    if i should fall in love with someone
    find me the one who loves You, the One
    so i am getting stronger in loving You, the Only One

    God…
    when i am falling in love
    keep the love
    not to exceed my love to You

    God..
    when i say “i love you”
    make me do it to whose heart get captivated in You
    so i never fall in love aside from the name of You

    as what wise people say…
    to love someone is nothing
    to be loved by someone is something
    to be loved by someone you love is exciting
    but to be loved by The Lover is everything

(by Wiwit-September 2003 from the book “Tafakur; Gado-Gado Simpang Lima” Muhammad Agung Wibowo)

July 5, 2009 Posted by | daily-life, friendship, futuristic, poem, romance, social life, spiritual call | Leave a Comment

Andai..

entah..
titik temu itu selalu tumpul..
semakin menyayang semakin kita menyayangkan

bagai dua garis paralel
bayang masa depan semakin menjauhkan
ayal tuk menyatukan tujuan

sayang tak cukup meyakinkan
semakin ke depan rasa sayang akan dipertaruhkan
semakin yakin pula tak bisa lagi dipertahankan

andai kau cukup dewasa mengerti
andai aku cukup bijak memahami
tatkala sorot matamu berpesan “kita akan memperjuangkan”

berjuang harus dengan kekuatan
namun kerapuhan mulai mengikis perasaan
kekuatan tinggallah harapan
dan harapan tinggallah kenangan

andai aku masih belum yakin saat ini
mungkin bersabar adalah jawaban
yang masih kuyakini hingga saat ini
“semua akan indah pada waktunya”

June 8, 2009 Posted by | futuristic, poem, romance | 4 Comments

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.